Selasa, 25 Juli 2023

Sejarah Aliran Syi'Ah Dan Konsep Ajarannya

Aliran Syi’ah adalah salah satu aliran Islam yang memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Aliran ini muncul setelah kematian Nabi Muhammad SAW pada tahun 632 Masehi, dan telah mengalami banyak perubahan dan perpecahan selama berabad-abad.

Sejarah awal aliran Syi’ah dimulai dengan ketidaksepakatan dalam pemilihan Khalifah setelah kematian Nabi Muhammad SAW. Sebagian masyarakat Islam yang kemudian menjadi Syi’ah, tidak setuju dengan pemilihan Khalifah Abu Bakar, Umar dan Utsman, dan menganggap Ali bin Abi Thalib yang seharusnya menjadi khalifah pertama setelah kematian Nabi Muhammad SAW. Pemikiran ini muncul karena Ali dianggap sebagai keluarga Nabi Muhammad SAW dan dipandang sebagai pemimpin yang lebih pantas untuk menggantikan Nabi Muhammad SAW.

Dalam perkembangannya, aliran Syi’ah terus berubah dan tumbuh menjadi beberapa kelompok yang berbeda. Kelompok Syi’ah terbesar saat ini adalah Syi’ah Dua Belas Imam, yang mempercayai bahwa Ali dan para imam yang berasal dari keturunannya adalah penerus Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin umat Islam. Syi’ah Dua Belas Imam juga mempercayai bahwa imam-imam mereka memiliki pengetahuan dan kebijaksanaan yang lebih tinggi daripada orang lain, dan bahwa mereka memiliki peran khusus dalam memimpin umat Islam.

Konsep ajaran Syi’ah meliputi beberapa aspek, di antaranya adalah:

1. Konsep Imamah: Konsep ini mengacu pada kepercayaan bahwa Ali dan para imam yang berasal dari keturunannya adalah pemimpin sah umat Islam. Para imam ini dipercayai memiliki otoritas dan kebijaksanaan yang lebih tinggi dari orang lain.

2. Konsep Martabat (Ma’rifah): Konsep ini mengacu pada pengetahuan dan pengalaman spiritual yang lebih dalam dan tinggi daripada pengetahuan konvensional.

3. Konsep Taklif: Konsep ini mengacu pada tanggung jawab moral dan religius yang harus dipenuhi oleh setiap individu, dan bahwa pemimpin mereka harus membimbing mereka untuk memenuhi tanggung jawab tersebut.

4. Konsep Taqiyyah: Konsep ini mengacu pada kepercayaan bahwa orang-orang Syi’ah harus melindungi diri mereka sendiri dan agama mereka dengan cara apa pun yang diperlukan.

5. Konsep Kiamat: Konsep ini mengacu pada kepercayaan bahwa ada akhir zaman yang akan datang, di mana Allah akan memutuskan siapa yang akan masuk surga atau neraka.

Aliran Syi’ah memiliki pengaruh yang signifikan dalam sejarah Islam dan masyarakat Muslim di seluruh dunia. Meskipun aliran Syi’ah dan aliran Sunni memiliki perbedaan dalam pandangan agama dan sejarah, tetapi keduanya memiliki kesamaan dalam keyakinan tentang Islam sebagai agama yang benar dan pentingnya menjalankan ibadah. Keduanya juga telah bekerja sama dalam banyak hal, term